YA ALLAH, TUMBUHKANLAH DALAM DIRI DAN HATI KAMI INI, RASA CINTA KEPADA-MU SERTA PARA NABI DAN RASUL-MU......

Minggu, 20 November 2011

Lirik Nasyid

Di sini pernah ada rasa simpati
Di sini pernah ada rasa menggagumi
Rasa ingin memilikimu
Memasukkanmu ke dalam hati ini
Menjadi penghuni…

Jumat, 21 Oktober 2011

Sistem Demokrasi di Indonesia

Sistem Demokrasi
Ada beberapa macam system demokrasi pemerintahanan yang dipraktikan didalam penyelenggaraan pemerintah. Dalam pelaksanaannya, ada perbedaan antara satu Negara dengan Negara lainnya. Perbedaan itu terjadi karena setiap Negara menyesuaikan demokrasi itu dengan social budaya dalam masyarakatnya. Namun, semua konsep menggunakan istilah demokrasi yang menurut asal katanya berarti rakyat berkuasa atau govermentof rule by the people, dapat dilihat dari berbagai sudut pandang.

Senin, 19 September 2011

Anjuran untuk Tahlilan dan Ziarah Kubur. TAK ADA Larangan !

Sebenarnya permasalahan ini merupakan permasalahan yang cukup usang dan sudah lama diperdebatkan. Akan tetapi dirasa perlu untuk diangkat kembali karena ada pergeseran isu yang cukup substantive, yaitu dari furu’ menuju ushul. Maksudnya, pada awalnya permasalahan ini dianggap sebagai permasalahan furu’iyah, sehingga masing-masing pihak yang berdebat tidak saling mengkafirkan dan mensyirikkan, dan kemudian berubah menjadi permasalahan ushul, sehingga pihak-pihak yang tidak setuju terhadap ziarah kubur dan tahlilan mengkafirkan dan mensyirikkan para pelakunya.

Albani, Muhaddis Tanpa Sanad Andalan Wahabi

albaniDi kalangan salafi (wahabi), lelaki satu ini dianggap muhaddis paling ulung di zamannya. Itu klaim mereka. Bahkan sebagian mereka tak canggung menyetarakannya dengan para imam hadis terdahulu. Fantastis. Mereka gencar mempromosikannya lewat berbagai media. Dan usaha mereka bisa dikata berhasil. Kalangan muslim banyak yang tertipu dengan hadis-hadis edaran mereka yang di akhirnya terdapat kutipan, “disahihkan oleh Albani, ”. Para salafi itu seolah memaksakan kesan bahwa dengan kalimat itu Al-Albani sudah setaraf dengan Imam Turmuzi, Imam Ibnu Majah dan lainnya.

Kamis, 08 September 2011

Memaafkan itu semulia-mulia adab

Dalam hidup sehari-hari tak jarang kita mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari orang-orang di sekitar kita. Entah itu secara tak sengaja atau sengaja. Baik itu masalah kecil maupun masalah besar. Di kantor misalnya, kita pernah difitnah oleh teman sejawat. Dimarahi habis-habisan oleh bos hanya karena lupa mematikan lampu saat meninggalkan ruang kerja. Atau masalah dengan pasangan kita saat lupa menepati janji atau sekedar lupa menelponnya. Saat itu kita mungkin merasa putus asa atau ingin membalas semua perbuatan itu kepada mereka.

Rabu, 07 September 2011

‘Perjalanan Wisata Hati’ (bagian 2)

Sepenggal hikmah yang saya ambil dalam ‘Perjalanan Wisata Hati’ yang menyenangkan, penuh ketegangan, semangat yang membara serta mengharukan …
Disini lagi-lagi saya tidak menceritakan bagaimana alur ceritanya secara lengkap melainkan khusus Mengenai intisari sikap Raudhatus Syekh Hasyim Asy’ari pada masa-masa perjuangan beliau dalam Dakwah Islamiyah Ahlussunnah Wal Jama’ah yang Rahmatan Lil ‘alamiin di Tanah Air………

“Lupa” Nikmat Atau Petaka?

Kalau kita lihat dengan seksama lupa bisa jadi merupakan nikmat dan anugerah, akan tetapi di sisi lain lupa merupakan musibah yang menyebabkan banyak kerugian. Dalam hidup kita terkadang ada hal-hal yang pahit dan pedih untuk dingingat. Terkadang banyak masalah yang membuat kepala pusing dan menyesakkan dada. Kita berusaha untuk melupakan hal-hal yang tidak kita senangi, saat itu kita menganggap lupa adalah nikmat. Bayangkan saja jika manusia tidak dapat melupakan kesedihan dan kepedihan yang pernah dialamainya, bagaimana mungkin ia dapat mencicipi kebahagiaan.